
Ayahnya bicara sambil membungkuk-bungkuk, muka ayahnya yang biasanya bengis terhadap para pelayan dan angkuh terhadap orang lain, kini menjadi manis berlebih-lebihan, tersenyum-senyum dan mengangguk-angguk, bahkan dengan kedua tangan sendiri melayani seorang pejabat, menuangkan sendiri minuman sambil membungkuk-bungkuk. "o iya pak..?" ujarnya
Aku marah dan sedih, dan terutama sekali, aku malu sekali menyaksikan sikap ayahku. Mengapa ayah sampai begitu merendahkan diri? Bukankah ayah terkenal seorang yang santun dan berwibawa yang amat kaya raya dan disegani semua orang, hal ini yang menggangu pikiran ku pada saat itu.
Berselang beberapa tahun, aku yang sudah mulai beranjak dewasa baru mengerti bahwa hidup itu haruslah tetap mengerti dan mengetahui situasi dan kondisi (SIKON),
sebagai sebuah upaya untuk berthan hidup di dunia yang makin tak terkendali ini. (MECIK MANGGIS) mungkin itu adalah ungkapan yang sering terungkap pada laku sosial masyarakat kebanyakan. Perlahan namun pasti kejadian beberapa tahun lalu itu juga mulai mengusik kehidupanku. dan hal ini pula yang mengganggu setiap langkah hidup ini.
Terlebih di saat aku sudah menjadi (DCT) salah satu anggota legislatif di daerah tempat trnggalku, aku juga berusaha belajar untuk hidup minimal seperti (bunglon), dan berupaya untuk selalu duduk seirama dengan sikon yang ada. Mecik Manggis memang diperlukan dalam hidup ini, tanpa itu aku rasa ngak sanggup lagi untuk bertahan di tengah kekejaman hidup yang penuh dengan persaingan ini. Siapa yang pintar adalah mereka yang mampu menjadikan diri hebat dengan apa adanya 'tidak lebih', jadi pintar-pintarlah membawa diri di setiap kesempatan," demikian kalimat ayahku, yang tetap kuinga-inga sampai sekarang ini.
7 komentar:
"Siapa yang pintar adalah mereka yang mampu menjadikan diri hebat dengan apa adanya 'tidak lebih', jadi pintar-pintarlah membawa diri di setiap kesempatan,"
dalemmm banget!!
petuah yang sangat bijak. aku juga mo inget2 ahh... :)
saya mengutip posting anda mas ..
coba di http://diaryeki.co.cc/?p=53
terimakasih
maksih banget To
Caroline Sutrisno : Jangankan ngelakuin, nginget saja susahnya minta ampun.. sama2 mbak? saya juga sedang belajar untuk memahaminya. Ok, Trims ya komentnya
Rorozki :(orang pintar adalah orang yang berhasil mengendalikan emosinya). SETUJUUUUUUUU!!!!!!??????) Bozz,, hehe trims ok?
maksih banget To
Caroline Sutrisno : Jangankan ngelakuin, nginget saja susahnya minta ampun.. sama2 mbak? saya juga sedang belajar untuk memahaminya. Ok, Trims ya komentnya
Rorozki :(orang pintar adalah orang yang berhasil mengendalikan emosinya). SETUJUUUUUUUU!!!!!!??????) Bozz,, hehe trims ok?
bapak jadi model majalah ya dek??? wahh maunya adek arjuna aj yg jadi modelnya..lebih pas hihihi maafkan cc ya baru bisa mampir skg...:D
always miss u dek...
salam kenal pak atau mas ni....
blogger asal maluku tp lg kul di jogja...
tulisanya keren.... tapi saya mau menawarkan aneka macam jasa jual beli gambar vector dan juga foto yang bisa di beli di www.istockphoto.com
kami melayani jasa pembelian dari site tsb..
kunjungi web kami
http://gambarvectorku.blogspot.com/
kami akan bantu membelikan aneka macam gambar vector maupun foto dengan harga murah...
makasih
Posting Komentar